Sabtu, 19 Juni 2021

Akurasi Genose Test Yang Perlu Anda Ketahui

Akurasi Genose Test - Labmutu.com - Hai pengunjung setia labmutu, di masa pandemi begini tentunya kita selalu diharuskan menerapkan protokol kesehatan agar kita terhindar dari paparan Corona Virus (Covid 19). Berbicara mengenai wabah yang saat ini terjadi, terdapat suatu metode untuk menganalisis keberadaan virus tersebut di dalam tubuh kita.

 

akurasi genose test

 

Saat ini sudah menjadi keharusan jika ingin bepergian menggunakan transportasi umum terutama melalui jalur udara, kita diwajibkan untuk mengikuti test covid 19 tersebut. Salah satu yang ingin kita bahas adalah Genose Test.


Genose test atau dikenal dengan GeNose C19 adalah suatu alat yang mampu mendeteksi seseorang yang terinfeksi corona melalui hembusan udara ke kantong yang telah disiapkan. Alat tersebut memiliki sensor untuk mendeteksi adanya senyawa organik mudah menguap (volatile organic compounds) (VOCs) dari orang yang terifeksi virus corona.


Alat ini ditemukan oleh peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah teruji dari hasil penelitiannya terhadap 600 sampel (penderita) di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Lapangan khusus Covid di Bambanglipuro, Yogyakarta.


Para peneliti berpendapat bahwa orang yang terinfeksi virus corona, akan menghasilkan VOCs tertentu yang lebih tinggi dari pada orang yang tidak terinfeksi. Alat GeNose C19 tersebut mendeteksi dari hembusan nafas kemudian menginterpretasikan data dari sensor sehingga dapat diketahui apakah seseorang tersebut terinfeksi Covid atau tidak.


Penggunaan alat ini juga telah mendapatkan izin edar dan pakai oleh Kementrian Kesehatan RI. Sejak mendapatkan izin tersebut, alat ini digunakan telah sebagai alat screening bagi para penumpang yang ingin melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum.

 

Berdasarkan hasil literatur yang mimin baca, alat ini belum selektif untuk mendeteksi virus corona karena alat ini tidak menjadi penentu dalam menentukan seseorang terinfeksi corona atau tidak. Karena orang yang menderita penyakit pernafasan seperti asma, kanker paru-paru dan penyakit paru obstruktif kronis juga mengandung senyawa VOCs tersebut.


Oleh sebab itu alat ini hanya digunakan sebagai alat screening bagi orang yang ingin bepergian menggunakan transportasi udara. Apabila berdasarkan hasil analisis alat ini, ternyata hasilnya positif kuat, maka orang tersebut harus menjalani test PCR.


Interpretasi data hasil uji dari alat ini digolongkan ke dalam 2 kelompok besar yakni Positif dan Negatif. Pada kelompok positif dibagi lagi menjadi 2 kelompok yakni Positif Kuat dan Positif Lemah sedangkan pada kelompok Negatif juga terbagi kedalam 2 kelompok yakni Negatif Kuat dan Negatif Lemah.


Dari hasil penelusuran artikel yang kami himpun, alat ini memiliki akurasi sebesar 97% namun tetap, alat ini tidak digunakan sebagai penentu keputusan akhir apakah orang tersebut terinfeksi corona karena harus dipastikan lagi oleh analisis dokter dan pcr test.


Baca Juga: Ketahuilah, Mengapa Tes Corona Butuh Waktu Lama?


Demikianlah informasi mengenai akurasi genose test yang bisa kami sampaikan, semoga informasi ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Kami menghimbau, tetap jalankan protokol kesehatan dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kita selalu dilindungi dari wabah ini.


Referensi:

https://ditpui.ugm.ac.id/faq/

https://mipa.ugm.ac.id/2020/12/cara-kerja-genose-alat-deteksi-covid-19-buatan-ugm-yang-dapat-izin-edar/

https://www.alodokter.com/mengenal-genose-alat-untuk-mendeteksi-virus-corona

Web ini dibuat atas dasar cinta dan kasih sayang untuk membagikan informasi yang telah diperoleh sejak tahun 2013, semoga bisa membawa manfaat untuk kita semua, aamiin.

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon