Selasa, 30 Juni 2020

Persyaratan Sistem Manajemen ISO 17025 : 2017

persyaratan sistem manajemen iso 17025
Persyaratan Sistem Manajemen ISO 17025 - Dalam menjalankan atau menerapkan sistem manajemen iso 17025 sebagai laboratorium pengujian dan atau kalibrasi harus menerapkan persyaratan sistem manajemen ini. Pada klausul 8 ini iso 17025 mempersyaratkan laboratorium untuk mengikuti atau merujuk dari iso 9001. Beberapa klausul yang dapat dijadikan sebagai panduan mutu adalah
  • Dokumentasi sistem manajemen
  • Pengendalian dokumen sistem manajemen
  • Pengendalian rekaman
  • Tindakan untuk mengatasi risiko dan peluang
  • Peningkatan laboratorium dan personil laboratorium
  • Tindakan perbaikan
  • Audit internal
  • Kaji ulang manajemen.
Pada klausul 8 ini laboratorium diberi pilihan sesuai dengan penerapan sistem manajemen mutu iso 9001. Adapun poin-poin yang saya sebutkan di atas merupakan hal yang harus diikuti oleh laboratorium apabila organisasi induk belum menerapkan iso 9001.

Sedangkan apabila laboratorium telah menerapkan sistem manajemen mutu iso 9001 maka ia tidak perlu untuk menerapkan pilihan a dan masuk langsung kepada pilihan b. Secara sederhana pilihan b dapat diterapkan melalui integrasi antara iso 17025 dengan iso 9001.

1. Dokumen Sistem Manajemen

Pada bagian ini, laboratorium dituntut untuk menerapkan mutu secara maksimal untuk mengembangan dokumen-dokumen yang akan digunakan oleh laboratorium, terlebih dahulu kita harus memahami bagaimana konsep mutu untuk meningkatkan kualitas jasa yang diberikan oleh laboratorium untuk pelanggan.

Berikutnya kita juga harus memastikan bahwa kebijakan manajemen laboratorium harus mampu menjaga konsistensi mutu. Dalam menjaga konsistensi mutu tersebut, suatu organisasi laboratorium harus merencanakan semua aktivitasnya secara rinci dan sistematis agar data atau pekerjaan yang dihasilkan dapat memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Disamping itu, kepercayaan pelanggan juga akan menjadi lebih besar.

Untuk menyusun panduan mutu terkait dari klausul ini, laboratorium harus menetapkan kebijakan mutu dan sasaran mutu. Kebijakan mutu merupakan komitmen dari manajemen laboratorium dalam memberikan kepuasan terhadap pelanggan sedangkan sasaran mutu merupakan nilai-nilai yang perlu ditetapkan untuk mencapai kebijakan mutu.

Untuk membaca klausul dokumen manajemen mutu silahkan klik disini

2. Pengendalian Dokumen Sistem Manajemen

Pengendalian dokumen sistem manajemen merupakan bagian dari iso 17025 yang bertujuan untuk memberikan aturan untuk membuat, memelihara dan mengarsipkan semua dokumen mutu. Sebagai informasi bahwa dokumen sistem manajemen tidak disiapkan oleh asesor melainkan pihak laboratorium lah yang menyiapkannya secara mandiri.

Dalam pembuatan dokumen ini, tidak disarankan menjadi tugas dan tanggung jawab seorang personil saja misalkan Manajer Mutu, melainkan semua personel yang terlibat dalam proses pengujian ruang lingkup. Oleh sebab itu semua personel harus memiliki rasa memiliki dokumen tersebut.

Adapun yang dimaksud sebagai dokumen adalah meliputi pernyataan kebijakan dan sasaran mutu, panduan mutu, prosedur mutu, dokumen perencanaan, instruksi kerja, spesifikasi, program kalibrasi, grafik, poster, memo, gambar, laporan hasil uji dan sertifikat hasil uji. Hierarki dokumen tersebut akan saya sampaikan melalui gambar berikut ini:
hierarki dokumen sistem manajemen
Berdasarkan gambar di atas, saya akan coba mengulas satu per satu tingkatan dokumen tersebut.

2.1. Panduan Mutu Laboratorium

Panduan mutu laboratorium merupakan bagian dari dokumen untuk menyatakan suatu kebijakan mutu laboratorium serta uraian mengenai sistem mutu badan atau organisasi laboratorium. Dokumen panduan mutu dapat dikembangkan dengan merujuk pada Standar yang ingin ditetapkan oleh suatu organisasi. Misalkan saja suatu organisasi ingin menerapkan sistem manajemen mutu laboratorium berdasarkan ISO/IEC 17025: 2017, maka rujukan untuk membuat panduan mutu adalah dari standar ISO 17025 itu sendiri. Hal yang paling penting adalah menyamakan persepsi antara organisasi laboratorium dengan persyaratan yang ditetapkan oleh suatu organisasi.

2.2. Prosedur Mutu Laboratorium

Prosedur mutu laboratorium adalah dokumen prosedur yang menyajikan tahapan untuk melaksanakan kebijakan dari panduan mutu yang telah dibuat oleh laboratorium. Referensi untuk mengembangkan prosedur mutu laboratorium adalah bisa berasal dari kegiatan yang telah dilakukan oleh laboratorium atau dari prosedur yang disadur dari prinsip Good Laboratory Practice.

Sebagai pertimbangan dalam menyusun prosedur mutu adalah harus disesuaikan dengan kegiatan yang telah atau akan dilakukan oleh laboaratorium. Terdapat banyak jasa konsultan yang mampu mengembangkan dokumen prosedur mutu. Kami juga mampu untuk mengembangkan dokumen prosedur yang terstandar dengan ISO 17025 dan Good Laboratory Practice sehingga prosedur yang anda gunakan telah sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Selain itu, dokumen prosedur yang kami kembangkan berasal dari hasil perbaikan temuan asesor pada saat survailance atau asesmen sehingga lebih spesifik dan minim kesalahan.

2.3. Instruksi Kerja Laboratorium

Instruksi kerja laboratorium, pada dasarnya merupakan dokumen yang paling sering digunakan untuk menjalankan aktivitas pengujian ataupun kalibrasi di laboratorium. Dokumen instruksi kerja yang biasa saya kembangkan dibagi menjadi 3 jenis yaitu Instruksi Kerja Pengujian atau Kalibrasi, Instruksi Kerja Alat dan Instruksi Kerja Umum. 

Dokumen instruksi kerja pengujian atau kalibrasi dibuat dari beberapa acuan atau referensi metode baku ataupun metode tidak baku. Dokumen instruksi kerja pengujian atau kalibrasi biasanya dibuat apabila proses verifikasi atau validasi metode telah dilakukan dan hasilnya terbukti valid dari segi akurasi, presisi, ketangguhan, ketahanan dan sebagainya.

Sedangkan instruksi kerja alat adalah dokumen mutu yang dikembangkan untuk mengoperasikan suatu alat di laboratorium. Pembuatan instruksi kerja alat mengacu pada buku manual alat yang dimiliki oleh laboratorium. 

Dokumen instruksi kerja umum merupakan dokumen yang dikembangkan untuk melakukan suatu pekerjaan selain proses pengujian atau pengoperasian alat. Biasanya saya mengembangkan dokumen ini untuk menjelaskan beberapa proses seperti verifikasi atau validasi metode, pengecekan antara, standarisasi larutan, pembuatan kontrol sampel dan lain-lain. 

2.4. Dokumen Pendukung (Formulir atau Lampiran)

Formulir atau Lampiran merupakan dokumen yang diperlukan untuk merekam seluruh kegiatan laboratorium sebagai bukti bahwa sistem manajemen telah dilakukan di suatu organisasi yang menerapkan sistem ISO/IEC 17025: 2017.

Formulir harus diarsipkan sebaik mungkin dan apabila dimusnahkan harus sesuai dengan prosedur pemusnahan rekaman yang diatur oleh laboratorium.

Jumlah dan jenis dari formulir ini tidak terbatas, selagi laboratorium membutuhkan suatu bukti untuk merekan kegiatannya maka sampai disitu pula formulir itu dikembangkan.


Blog ini saya bangun dengan cinta dan kasih sayang untuk membagikan sedikit ilmu yang telah saya dapatkan dibidang penerapan ISO 17025 sejak tahun 2013 silam.


EmoticonEmoticon