Manfaat Daun Pepaya Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Manfaat Daun Pepaya Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Manfaat Daun Pepaya - Labmutu - Halo sobat, kali ini kita akan membahas mengenai topik kesehatan dan kecantikan yang memanfaatkan bahan alami dan tersedia disekitar kita. Kali ini kita akan membahas manfaat dari daun kates atau pepaya. Dalam bahasa latin, pepaya disebut juga dengan Carica papaya.


manfaat daun pepaya


Tanaman pepaya merupakan tanaman tropis yang berasal dari Meksiko dan Amerika Selatan bagian Utara. Selain buahnya yang kaya manfaat sebagai sumber vitamin c, kita ketahui bersama bahwa daun pepaya juga bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Apa saja manfaatnya mari kita bahas bersama.


Sebenarnya semua bagian dari pepaya bermanfaat untuk kesehatan seperti biji dan akarnya, namun kita bahas terlebih dahulu bagian daunnya.

 

Kandungan Daun Pepaya


Sebelum kita bahas mengenai manfaatnya, mari kita bahas terlebih dahulu kandungan daun pepaya segar. Dalam 100 gram daun pepaya, mengandung senyawa berikut ini:


kandungan daun pepaya

Manfaat Daun Pepaya Untuk Kesehatan


Setelah kita membahas mengenai kandungan senyawa di dalan daun pepaya, kini tiba saat nya kita membahas manfaat daun pepaya untuk kesehatan. Berikut ini beberapa manfaatnya yaitu:


Menstabilkan Gula Darah


Masyarakat di Meksiko memanfaatkan daun pepaya untuk pengobatan tradisional dalam penyembuhan diabetes dan mengontrol gula darah. Hasil penelitian yang dilakukan pada hewan percobaan yang mengandung gula darah tinggi, ternyata dapat diturunkan secara signifikan. 


Hal ini berikutnya dilanjutkan pada manusia yang ingin dilakukan terapi menggunakan daun pepaya. Mengapa daun pepaya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi diabetes? karena daun pepaya mengandung senyawa antioksidan untuk melindungi sel-sel yang terdapat di dalam pankreas. Sehingga pankreas lebih optimal dalam menghasilkan insulin.


Mencegah dan Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker


Berdasarkan hasil dari penelitian, ekstrak daun pepaya mampu menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan payudara. Namun sayangnya, penelitian tersebut baru pada tahap percobaan awal skala mikro dan belum diterapkan pada hewan percobaan atau bahkan manusia.


Melancarkan Fungsi Pencernaan


Kandungan serat dan beberapa nutrisi yang terkandung di dalam daun pepaya mampu mendukung fungsi sistem pencernaan di dalam tubuh menjadi lebih lancar. Selain itu kandungan papain mampu memecah protein besar menjadi ke dalam bentuk yang lebih sederhana dan kecil sehingga tubuh akan lebih mudah menyerap asam amino.


Dari hasil penelitian bahwa makanan yang ditambahkan serbuk papain dari buah pepaya yang ditambahkan ke dalam makanan, mampu mengatasi masalah pada sistem pencernaan, seperti sembelit dan mules.


Mengatasi Peradangan


Nutrisi dan senyawa yang terkandung di dalam daun pepaya seperti flavonoid, papain dan vitamin E, memiliki fungsi sebagai anti inflamasi. Sehingga secara tradisional, daun pepaya digunakan untuk menyembuhkan peradangan di dalam dan luar tubuh termasuk diantaranya adalah ruam kulit, nyeri sendi dan nyeri otot.


Berdasarkan hasil studi bahwa ekstrak daun pepaya mampu mengatasi dan mengurai peradangan dan pembengkakan pada kaki hewan percobaan. Namun hingga saat ini belum ada hasil penelitian secara ilmiah yang mencobanya pada manusia.


Melancarkan ASI


Jarang ada yang mengira bahwa ternyata daun pepaya mampu membantu untuk melancarkan produksi ASI pada ibu menyusui. Hal ini pernah dibuktikan oleh peneliti bahwa kandungan Quercetin yang ada di dalam ekstrak daun pepaya mampu meningkatkan hormon prolaktin. Hormon prolaktin adalah hormon yang berfungsi untuk merangsang pembentukan ASI di dalam sistem metabolisme ibu menyusui.


Manfaat Daun Pepaya Untuk Kecantikan


Selain untuk kesehatan, daun pepaya juga memiliki manfaat untuk kecantikan diantaranya adalah untuk:


Mengatasi Jerawat Di Wajah


Jerawat merupakan hal yang paling ditakuti oleh para kaum wanita terutama para remaja. Penyebab timbulnya juga diperngaruhi oleh banyak faktor seperti perubahan hormonal, pemakaian produk kecantikan dan debu dari lingkungan. 


Daun pepaya ternyata memiliki manfaat untuk mengatasi jerawat pada wajah, karena mengandung senyawa karpain yang bermanfaat untuk menghilangkan jerawat. Selain untuk mengatasi jerawat, karpain juga dapat mengatasi masalah kulit lainnya sehingga patut dijadikan sebagai tanaman herbal untuk mengatasi jerawat.


Mengatasi Flek Dan Noda Hitam Di Wajah


Adanya flek dan noda hitam pada bagian wajah tentunya akan menganggu penampilan dan kepercayaan diri kaum wanita. Untuk mengatasi hal itu, daun pepaya dapat digunakan untuk mengatasi flek dan noda pada bagian wajah. 


Kandungan karpain sangat bermanfaat untuk mengatasinya secara efektif, silahkan lakukan dengan cara meremas daun pepaya dengan air matang, kemudian menjadikan remasan tersebut sebagai masker wajah.


Mencegah Penuaan Dini


Manfaat daun pepaya ternyata tidak hanya bermanfaat untuk mengatasi jerawat, flek dan noda hitam pada wajah. Kandungan asam amino yang terkandung di dalam daun pepaya, mampu mengatasi tanda penuaan dini di wajah seperti kerutan di bawah mata. 


Tidak hanya itu, ekstrak daun pepaya juga sering digunakan sebagai bahan aditif pada beberapa produk kecantikan.


Mencegah Rambut Rontok


Hasil dari penelitian ditemukan bahwa stres oksidatif yang tinggi pada tubuh dapat menyebabkan rambut rontok. Kandungan senyawa antioksidan yang terkandung di dalam daun pepaya seperti vitamin E dan flavonoid dapat mengatasi hal ini.


Baca Juga: Buah Yang Mengandung Vitamin C Disekitar Kita


Itulah ulasan mengenai manfaat daun pepaya untuk kesehatan dan kecantikan yang bisa kami sajikan, semoga informasi ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan isi kolom komentar dibawah ini. Terimakasih, salam sehat dan sukses selalu.

Buah Yang Mengandung Vitamin C Disekitar Kita

Buah Yang Mengandung Vitamin C Disekitar Kita

Buah Yang Mengandung Vitamin C - Labmutu.com - Halo sobat, kali ini kita akan membahas suatu topik yang menarik yang sangat layak untuk kita bahas bersama. Mengingat bahwa vitamin c menjadi salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan karena memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, membantu penyerapan zat besi dan menghasilkan kolagen.


buah yang mengandung vitamin c


Mengingat pentingnya senyawa ini, maka kami ingin memberikan sumber vitamin c yang bisa diperoleh dengan cara yang alami. Vitamin c atau yang sering kita kenal dengan Ascorbic Acid merupakan senyawa antioksidan yang bisa dihasilkan dari buah-buahan.


Nah, pada artikel kali ini, kami akan membahas beberapa buah-buahan yang terdapat disekitar kita dan mengandung vitamin c yang banyak. Karena pemahaman kita, buah yang banyak mengandung vitamin c adalah jeruk. Ternyata setelah mimin, menelusuri artikel, terdapat buah-buahan selain jeruk yang mengandung vitamin c yang terbilang tinggi.


Berikut ini buah-buahan yang mengandung vitamin c yaitu:


1. Buah Jambu Biji

 

Teman-teman, ternyata jambu biji mengandung vitamin c yang tinggi setelah jeruk yaitu mengandung sebanyak 200 mg asam askorbat. Selain itu, jambu biji juga ternyata mengandung serat dan zat gizi yang sangat bermanfaat dalam menurunkan kadar kolestrol di dalam darah dan menurunkan tekanan darah.

 

Di kalangan kita, jambu biji juga dikenal dengan beberapa sebutan seperti jambu klutuk, jambu batu, dan jambu siki. Tanaman ini merupakan tanaman tropis yang asalnya dari Negara Brasil yang disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Terdapat beberapa varian buah jambu biji, ada yang dagingnya berwarna putih dan merah serta memiliki rasa yang bervariasi.


2. Buah Nanas


Nanas merupakan tumbuhan tropis yang mengandung vitamin c berkisar 29-78 mg asam askorbat. Tinggi atau rendahnya kadar ascorbic acid ditentukan oleh jenis buahnya dan daerah tempat ditanamnya buah nanas ini.


Nanas, sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh karena bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh, membantu proses pencernaan, mengurangi resiko kanker, meningkatkan kekebalan tubuh, meringankan radang sendi (rematik) dan mempercepat proses penyembuhan setelah operasi.


3. Buah Pepaya


Pepaya atau sering juga dikenal dengan betik diduga berasal dari Negara Meksiko bagian selatan dan bagian utara Amerika Selatan. Saat ini, tanaman pepaya sudah tumbuh diseluruh wilayah beriklim tropis.


Kandungan vitamin c di dalam buah pepaya berkisar 96 mg, selain itu buah pepaya juga mengandung beberapa nutrisi seperti serat, vitamin A, vitamin B kompleks, mineral (Kalium dan Kalsium). Banyaknya kandungan nutrisi tersebut, menjadikan buah pepaya sangat bermanfaat untuk membantu proses metabolisme di dalam tubuh, mengontrol tekanan darah dan menjaga kesehatan mata.


4. Buah Mangga


Mangga termasuk ke dalam marga Mangifera yang di dalamnya terdiri dari 35-40 anggota suku Anacardiaciaceae. Tahukah anda bahwa kata Mangga berasal dari bahasa Tamil yakni Mangkay yang artinya man adalah pohon mangga dan kay adalah buah.


Buah mangga mengandung vitamin c berkisar 60 mg, atau setara dengan 66% dari kebutuhan harian hal ini jika anda mengkonsumsi setengah buah mangga. Selain mengandung vitamin c, ternyata mengandung serat dan senyawa fitokimia yaitu karotenoid dan polifenol. Berdasarkan hasil penelitian bahwa senyawa antioksidan polifenol di dalam mangga memiliki potensi dalam menurunkan resiko penyakit kanker payudara dan kanker usus besar.


Informasi Penting Apabila Mengkonsumsi Vitamin C Berlebih


Teman-teman, ternyata kelebihan mengkonsumsi vitamin c juga berdampak buruh terhadap kesehatan. Benar memang, sesuatu yang berlebih pasti tidak lagi bermanfaat. Melalui artikel ini kami juga ingin menyampaikan dampak buruk yang terjadi apabila berlebih dalam mengkonsumsi vitamin c.


Walapun terkadang sisa vitamin c yang berlebih  akan dibuang melalui urine karena sifatnya mudah larut di dalam cairan. Namun yang berbahaya adalah residunya.


Beberapa dampak yang terjadi adalah terjadinya ketidakseimbangan nutrisi, bermasalah terjadap sistem pencernaan, menjadikan kelebihan zat besi, membentuk batu ginjal dan meningkatkan resiko kanker.


Baca Juga: Kandungan Kulit Pisang Ternyata Baik Untuk Kesehatan dan Kecantikan


Demikianlah artikel mengenai buah yang mengandung vitamin c, semoga informasi yang kami sampaikan bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Terimakasih.

Kandungan Kulit Pisang Ternyata Baik Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Kandungan Kulit Pisang Ternyata Baik Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Kandungan Kulit Pisang - Halo sobat labmutu, kita kembali untuk membahas kandungan bahan alami yang ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita dan kecantikan kaum hawa. Banyak diantara kita yang terkadang menyepelekan sisa makanan yang satu ini. Tak hanya buahnya yang memiliki kandungan yang baik, ternyata kulitnya juga mengandung nutrisi yang baik jika dimanfaatkan.

 

kandungan kulit pisang dan manfaatnya


Memang hal ini terdengar konyol apabila ada informasi bahwa kulit pisang bisa dikonsumsi sama seperti buahnya. Kira kira Anda mau menyicipinya? sekalian menjaga lingkungan dari limbah organik. hehehe...


Namun jika teman-teman merasa tidak enak saat mengkonsumsi kulit pisang, bisa dikonsumsi dengan cara di rebus. Nah, rebusan airnya kemudian di minum, itu jauh lebih baik karena tentunya lebih segar bukan?


Namun teman-teman harus memastikan jika ingin langsung mengkonsumsi kulit pisang, yakni harus dicuci dengan bersih agar kotoran yang menempel tidak ikut dikonsumsi.


Kandungan Nutrisi Kulit Pisang


Hampir tidak ada perbedaan kandungan kulit  pisang dengan buahnya. Berikut ini beberapa kandungan nutrisi kulit pisang


Serat


Serat adalah jenis dari karbohidrat yang komplek dan tidak dapat dicerna oleh tubuh, namun bukan berarti tidak dapat dicerna tetapi kita tidak boleh mengkonsumsinya. Serat yang terdapat di dalam kulit pisang terdapat dalam 2 jenis yakni serat yang dapat larut di dalam air dan sebaliknya, tidak dapat larut dalam air.


Serat yang dapat larut dalam air, akan menjadi gel sehingga sangat baik untuk melancarkan proses pencernaan di dalam tubuh. Sedangkan serat yang tidak dapat larut dalam air memiliki sifat dapat menarik air ke dalam feses sehingga inilah yang menyebabkan proses BAB menjadi lebih lancar.


Nah bagi teman-teman yang merasa sulit untuk BAB, ada baiknya mengkonsumsi rebusan kulit pisang atau mencuci kulit pisang dan langsung mengkonsumsinya.


Vitamin B6 dan Vitamin B12


Vitamin B6 atau yang sering kita kenal sebagai senyawa Pyridoxine yang berfungsi untuk membantu dalam pembentukan hemoglobin yang berperan dalam mengedarkan oksigen di dalam darah ke seluruh tubuh. Vitamin B6 juga sangat berperan untuk merubah protein dan karbohidrat dari makanan agar menjadi energi.


Vitamin ini juga sangat bermanfaat untuk saluran pencernaan otot dan beberapa bagian pada sistem imunitas sehingga kita jadi lebih jarang sakit. 


Vitamin B12 adalah sering kita kenal dengan senyawa Cobalamin, yang memiliki manfaat untuk memproduksi sel darah merah dan juga berfungsi untuk membantu pembentukan vitamin B9. Selain itu, fungsi vitamin b12 juga sangat baik untuk proses pencernaan nutrisi dari dalam makanan serta juga menjaga sistem saraf agar tetap sehat.


Mengandung Magnesium dan Kalium


Logam magnesium dan kalium ternyata memiliki peranan penting di dalam tubuh, karena hampir semua sistem metabolisme membutuhkan mineral ini. Keberadaan magnesium di dalam tubuh memiliki peran terhadap 300 reaksi biokimia termasuk dalam metabolisme makanan, sintesis asam lemak, dan protein.


Sama halnya dengan vitamin B6 dan B12, bahwa mineral magnesium dan kalium membantu menghasilkan energi. Inilah yang sering kita rasakan pada saat tubuh kita kekurangan ion, tubuh menjadi lemas.


Lemak Tak Jenuh


Lemak tak jenuh atau unsaturated fat merupakan golongan lemak yang baik bagi kesehatan tubuh. Terdapat dua jenis lemak tak jenuh yaitu lemak tak jenuh tunggal dan ganda. Lemak tak jenuh tunggal sering disebut juga Monounsaturated Faty Acid (MUFA). Dari bahasanya kita sudah ketahui bahwa di dalam senyawa lemak ini, mengandung satu ikatan rangkap. Lemak tak jenuh golongan MUFA ialah palmitoleat, asam oleat dan asam vaksenik.


Lemak tak jenuh berikutnya adalah jenis ganda atau yang sering disebut sebagai Polyunsaturated Fatty Acids (PUFA). Sesuai dengan istilahnya, jenis lemak ini memiliki lebih dari 1 ikatan rangkap. Asam lemak ganda ini juga sering kita kenal sebagai Omega yaitu omega-3 dan omega-6. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa semakin banyak ikatan rangkap suatu asam lemak, maka ia semakin baik untuk kesehatan.


Secara umum manfaat dari lemak tak jenuh adalah mampu mencegah penyakit jantung dan merangsang pertumbuhan otak.


Asam Amino Esensial


Asam amoni esensial adalah jenis asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga kita membutuhkannya dari luar seperti dari makanan yang kita makan. Agar proses metabolisme berjalan lebih baik, kita membutuhkan 20 jenis asam amoni yang terdapat di alam. Tentunya 20 jenis asam amino tersebut tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.


Adapun manfaat dari asam amino adalah meningkatkan masa otot, memelihara kesehatan jantung, menjaga keseimbangan hormon dan enzim dan meningkatkan daya ingat dan stamina tubuh.


Cara Mengkonsumsi Kulit Pisang


Setalah anda membaca nutrisi yang terkandung di dalam kulit pisang, sepertinya tak lengkap jika kami tidak memberikan informasi bagaimana cara mengkonsumsi kulit pisang yang sehat dan lezat tentunya. Beriku ini beberapa cara penyajika kulit pisang agar bisa dikonsumsi.


Bubur Kulit Pisang


Bubur kulit pisang bisa dibuat dengan cara: (1) cuci bersih kulit pisang; (2) haluskan 1 buah kulit pisang dan tambahkan dengan 3 sendok makan gandum; (3) tambahkan dengan 1 gelas air minum; (4) langsung konsumsi agar bubur tidak teroksidasi.


Minuman Herbal


Untuk menyajikan minuman yang menyehatkan ini, anda cukup menyediakan 1 gelas air putih, 1 buah kulit pisang dan 1/2 sendok teh kayu manis. Didihkan kulit pisang dan air selama 3 menit, selanjutnya masukkan ke dalam gelas dan tambahkan kayu manis yang telah disiapkan sebelumnya.


Minuman Penambah Ion Tubuh


Ramuan ini sangat cocok untuk menambah cairan tubuh dengan cara, siapkan 3 buah kulit pisang yang bersih serta 3 gelas air. Didihkan campuran tersebut di dalam panci selama 5 menit, kemudian saring larutan dan minum airnya segera mungkin.


Baca Juga: Kandungan dan Manfaat Kacang Almond untuk Ibu Hamil


Nah, itulah ulasan mengenai kandungan kulit pisang untuk kesehatan, semoga informasi yang kami sampaikan, bisa menambah wawasan kita. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan tanyakan pada kolom komentar. Wassalam...

Air Suling : Persyaratan dan Definisi Untuk Digunakan Di Laboratorium

Air Suling : Persyaratan dan Definisi Untuk Digunakan Di Laboratorium

air suling



Air Suling atau sering kita kenal dengan sebutan air destilasi dan aquades adalah zat yang terdiri dari 2 molekul yaitu H (Hidrogen) dan O (Oksigen) yakni H2O. Kita ketahui bersama bahwa, air aquadest menjadi bahan pokok yang paling banyak digunakan di laboratorium terutama untuk laboratorium kimia.


Masih banyak diantara kita yang belum mengetahui persyaratan akuades yang sesuai untuk digunakan di laboratorium. Apalagi laboratoriumnya ingin menerapkan sistem manajemen mutu laboratorium sesuai dengan ISO 17025 : 2017.


Air suling termasuk kedalam bahan kimia yang digunakan di laboratorium, adapun bahan kimia yang terdapat di lab yaitu pelarut, gas, reagen serta termasuk bahan kimia yang digunakan sebagai penerapan jaminan mutu hasil pengujian.


Dalam penggunaannya, air destilasi  memiliki tingkat kualitas yang di dasari nilai kanduktivitasnya. Karena konduktivitas dapat menginterpretasikan kandungan logam atau analit lain baik itu anion maupun kation yang terkandung di dalamnya. Semakin tinggi nilai konduktivitasnya, maka semakin rendah pula kualitas dan kemurnian air suling tersebut.


Berikut ini terdapat tabel yang bisa anda jadikan sebagai referensi untuk menentukan kualitas akuades di laboratorium:


baku mutu air destilasi suling

Berdasarkan tabel di atas, dapat kita lihat bahwa, semakin tinggi nilai Conductivity atau Daya Hantar Listrik maka kualitasnya semakin rendah dan hanya diperuntukkan untuk mencuci alat gelas di laboratorium.


Penting untuk kita pahami bahwa, apabila kita melakukan pengujian sampel yang mengandung analit hingga ke satuan ppb, maka diperlukan pelarut yang lebih murni agar kita terhindar dari kontaminan pada saat proses pengujian.


Dapat kita bayangkan, apabila pada saat melakukan pengujian menggunakan icp-ms untuk mengukur logam yang sangat rendah kandungannya maka pekerjaan yang kita lakukan akan sia-sia apabila menggunakan air destilasi yang memiliki kualitas rendah. Di tambah lagi, biasanya juga reagen yang digunakan biasanya lebih mahal jika kita mengukur pada ketelitian hingga ppb.


Memang terkesan sepele penggunaan akuades ini, apalagi jika kita tidak pernah melakukan monitoring kualitasnya. Hal inilah terkadang yang menjadi sumber kesalahan pengujian terbesar yang kurang bisa diidentifikasi.


Di dalam persyaratan sistem manajemen mutu laboratorium, terdapat klausul yang mempersyaratkan kualitas akuades ini yakni pada klausul 6.3 tentang kondisi akomodasi dan lingkungan. Dalam  klausul ini dinyatakan bahwa lab harus memantau semua kondisi yang berkaitan dengan keabsahan hasil pengujian. 


Memang tidak disebutkan secara gamblang, bahwa yang harus diperhatikan adalah air destilasi, namun disini saya ingin menginformasikan bahwa selama ini, saya selalu memantau kualitas air destilasi untuk menerapkan klausul 6.3 ini. Adapun yang harus dipantau dari kualitas air destilasi adalah pH dan nilai konduktivitasnya.


Melalui artikel ini juga saya menginformasikan, bahwa kedua parameter tersebut tidak mutlak menjadi acuan dalam menentukan persyaratan air destilasi. Karena persyaratan air suling yang digunakan harus diacu lagi dari metode yang akan digunakan.


Misalkan ada persyaratan metode yang mengharuskan untuk menggunakan air destilasi bebas CO2 maka teman-teman juga harus memantau dan mentreatmen agar air destilasinya bebas dari CO2. Pembebasan air destilasi dari CO2 bisa dengan cara mendidihkan air destilasi di dalam gelas beaker selama 30 menit lalu didinginkan kembali sebelum digunakan.


Bukan hanya itu, terdapat juga suatu metode pengujian yang mempersyaratkan agar aquadest yang digunakan harus terbebas dari kandungan nitrit. Dilansir dari infolabling.com bahwa untuk menurunkan kadar nitrit dari air suling bisa melakukannya dengan cara mendestilasi kembali akuades yang ditambahkan 1 butir kristal kalium permanganan dan barium hidroksida atau kalsium hidroksida.


Baca Juga: Fasilitas dan Kondisi Lingkungan dalam ISO IEC 17025 versi 2017


Adapun perbandingannya adalah 500 mL akuades + 1 butir kristal. Destilat yang tertampung sebanyak 50 mL pertama dibuang lalu tampunglah air destilasi yang keluar selanjutnya.

 

Akhirnya, sekian dulu informasi yang bisa kami berikan, semoga apa yang kami sampaikan bisa memberikan manfaat serta menambah wawasan rekan-rekan sekalian. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan isi pertanyaan anda melalui kolom komentar. Kami mohon maaf apabila terdapat kalimat yang kurang paham dipahami. Terimakasih wassalamualaikum... Salam sehat dan sukses selalu.


Kalibrasi Alat Lab Yang Sesuai Dengan ISO 17025 versi 2017

Kalibrasi Alat Lab Yang Sesuai Dengan ISO 17025 versi 2017

Kalibrasi Alat Lab - Labmutu.com - Assalamualaikum teman-teman setia pengunjung lab mutu, pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang kalibrasi alat yang sering digunakan di laboratorium. Mengapa topik ini perlu kita bahas?

 

kalibrasi alat lab


Ya, tentu saja hal ini perlu untuk kita bahas karena di dalam persyaratan sistem manajemen mutu laboratorium SNI ISO/IEC 17025: 2017 disebutkan dalam klausul 6.4 tentang Peralatan. lebih detail tentang pembahasan klausul tersebut silahkan baca ini Manajemen Peralatan menurut ISO IEC 17025 versi 2017

 

Ok, kita balik lagi ke topik kalibrasi alat lab, pada artikel ini, kami ingin menjelaskan prosedur yang sering dilakukan di laboratorium untuk melakukan kalibrasi alat yang sesuai sehingga apabila telah tiba waktu asesmen dari KAN, maka klausul ini telah tuntas tanpa temuan.

 

Adapun prosedur yang efektif untuk diterapkan menurut pengalaman yang saya lakukan adalah:


Hal pertama kali dilakukan adalah personel terkait melakukan inventarisasi terhadap peralatan ukur yang rentang mengalami penyimpangan serta membutuhkan akurasi dan presisi yang baik dalam menghasilkan data.


Kemudian penyelia atau supervisor lab atau siapapun yang ditunjuk untuk memanajemen program kalibrasi, menyusun program kalibrasi untuk setiap peralatan yang telah di inventarisasi tadi. Alat tersebut juga termasuk alat yang digunakan untuk memantau kondisi akomodasi lingkungan laboratorium.


Sebaiknya gunakan formulir yang termutakhir untuk merekan semua peralatan dan program tersebut.


Untuk menghindari adanya konflik kepentingan dalam menjaga efektivitas penerapan pada klausul 4.1 dan 4,2, saya menyarankan untuk melakukan kalibrasi pada laboratorium kalibrasi eksternal. Tentunya laboratorium tersebut sudah terkareditasi ya teman-teman.


Sebagai informasi juga, untuk program kalibrasi juga harus tercatat prosesnya ke dalam formulir penyediaan jasa yang disediakan secara eksternal (klausul 6.6).


Setelah proses kalibrasi oleh lab kalibrasi eksternal, arsipkan semua dokumen terkait proses kalibrasi seperti program kalibrasi, surat pengantar, berita acara, sertifikat kalibrasi.


Pastikan juga bahwa semua alat yang telah dikalirbasi dilengkapi dengan stiker atau label resmi dari lab kalibrasinya. Sebelum menerima dan mengarsipkannya, sebaiknya cek lagi kode antara sertifikat dengan label yang ditempel pada alat. Serta pastikan lagi tanggal kalibrasi dan re-kalibrasinya.


Setelah semua alat yang telah dikalibrasi telah lengkap dan selesai di kalibrasi oleh LK (Lab Kalibrasi) maka tahap selanjutnya adalah melakukan evaluasi pada tiap-tiap alat yang di kalibrasi tersebut.


Evaluasi dapat dilakukan dengan cara menghitung nilai ketidakpastian yang diperoleh dan membandingkannya dengan batas toleransi masing-masing alat yang digunakan.


Hasil evaluasi dapat dikatakan memuaskan apabila | ±U95% |terbesar + | ±koreksi |terbesar ≤ toleransi atau akurasi.

 

Dan sebaliknya, hasil evaluasi dikatakan tidak memuaskan apabila | ±U95% |terbesar + | ±koreksi |terbesar > toleransi atau akurasi.


Jika hasil dari evaluasi ternyata hasil tidak memuaskan, maka ada 2 cara yang dapat dilakukan yaitu (1) alat tersebut dipisahkan dan tidak digunakan lagi serta jangan lupa untuk diberi label agar personel lain tidak menggunakan alat itu lagi; atau (2) alat tersebut tetap digunakan namun gunakan nilai koreksi (faktor koreksi) nilai yang diukur dengan nilai yang terbaca dari hasil kalibrasi. 

 

Namun jika teman-teman menggunakan pilihan 2, pastikan untuk selalu lakukan cek antara dan bandingkan nilainya dengan alat yang masih sesuai dari hasil kalibrasi. Interval yang diperlukan untuk melakukan cek antara tersebut adalah minimal 3 bulan sekali. 


Hasil evaluasi yang dilakukan tersebut, haruslah direkam dan diarsipkan dalam suatu formulir agar program kalibrasi menjadi tertelusur. Hasil dari rekaman tersebut harus didistribusikan juga kepada semua personel yang terkait dengan penggunaan alat yang dikalibrasi tersebut.


Setelah semua program kalibrasi telah dilaksanakan dan di evaluasi dengan baik, maka prosedur yang selanjutnya adalah mengarsipkan sertifikat hasil kalibrasi dan jangan lupa untuk mendistribusikan salinannya kepada personel terkait sebagai referensi masing-masing personel.


Oh iya, saya belum menjelaskan ya, berapa periode seharusnya kalibrasi dilakukan. Baiklah, berdasarkan hasil diskusi saya dengan beberapa asesor yang terlibat pada proses asesmen oleh badan eksternal (KAN), interval kalibrasi sebaiknya 1 tahun sekali atau maksimal 2 tahun sekali.


Mana yang 1 dan 2 tahun, dipilih berdasarkan tingkat keseringan alat tersebut digunakan, misalnya yang harus cepat untuk di kalibrasi ulang adalah Neraca Analitik, Oven, Furnance, Labu Takar dan lain-lain.


Namun untuk alat yang jarang di pakai, bukan berarti hanya 2 tahun sekali dilakukan kalibrasi, tetapi juga harus dilakukan cek antara pada tiap tiap alanya.


Nah, itulah prosedur yang bisa saya sampaikan, apa yang saya sampaikan di atas, merupakan hasil dari pengalaman saya selama mengurus penerapan sistem manajemen mutu laboratorium berdasarkan iso 17025 versi 2017 sejak tahun 2013.


Semoga apa yang saya sampaikan, bisa memberikan manfaat untuk kita semua, jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan saja ketik di kolom komentar dan nanti akan saya balas. Demikian kami sampaikan wassalamualaikum