Tampilkan postingan dengan label Biokimia Medis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biokimia Medis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 April 2020

Segudang Manfaat Daun Pandan Dalam Kehidupan Sehari-hari salah satunya sebagai Antikanker

Manfaat Daun Pandan

Labmutu.com - Manfaat daun pandan yang biasa digunakan oleh ibu rumah tangga sebagai penambah aroma pada makanan dan pewarna alami, ternyata memiliki segudang manfaat yang tidak disangka-sangka. Manfaat lain daun nan harum tersebut telah terbukti memiliki kandungan senyawa flavonoid.

Sebelum masuk ke bagian manfaatnya, tentunya saya harus memperkenalkan terlebih dahulu tentang tanaman pandan tersebut. Tanaman pandan berasal dari bahasa latin yaitu Pandanous amaryllifolius Roxb. Bagian yang paling banyak digunakan oleh masyarakat pada umumnya adalah daun dengan tujuan penggunaan untuk pewarna alami, penambah aroma dan sebagai antioksidan.

Manfaat daun pandan bagi kesehatan

1. Sebagai Anti Virus

Salah satu protein yang terkandung di dalam daun pandan yang disebut sebagai Pandanin, merupakan senyawa protein yang sangat bermanfaat untuk kesehatan yaitu mampu mencegah pertumbuhan atau perkembangan virus influenza dan virus herpes.

2. Sebagai Anti Kanker

Daun pandan ternyata mengandung beberapa senyawa yang sangat kompleks yaitu senyawa anti cercinogenic (anti karsinogen) yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker di dalam organ tubuh manusia.

3. Mencegah Diabetes

Penyakit diabetes biasanya diderita pada orang yang sudah bermasalah pada sistem metabolisme tubuh. Ketidakseimbangan metabolisme tubuh disebabkan oleh banyak faktor yaitu usia, obesitas, faktor keturunan, sering mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan cepat saji, stres karena tekanan ditempat kerja, kurang tidur (istirahat cukup), merokok, sering mengkonsumsi alkohol, jarang mendapatkan sinar matahari (berjemur sekitar pukul 9.00-10.00) dan sedang menggunakan pil kontrasepsi.

Beberapa senyawa kimia golongan flavonoid yang terkandung di dalam daun pandan, mampu menurunkan kadar gula darah dan mengkonversinya ke dalam bentuk energi yang bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Namun yang menjadi catatan penting adalah, saat ada sedang menjalani pengobatan diabetes menggunakan daun pandan, disarankan untuk selalu olahraga yang cukup agar metabolisme tubuh tetap seimbang.

4. Meredakan Rematik

Seperti yang dinyatakan sebelumnya bahwa di dalam daun pandan terkandung beberapa golongan senyawa kimia yang sangat kompleks. Beberapa senyawa tersebut mampu menurunkan dan atau menyimbangkan senyawa purin.

5. Menurunkan Demam

Demam merupakan reaksi tubuh untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus atau benda kecil lainnya. Nah, daun pandan secara alamiah mengandung senyawa yang berperan sebagai anti bakteri, anti virus dan anti jamur. Di beberapa penelitian, daun pandan juga mengandung senyawa kimia yang berfungsi sebagai anti inflamasi.

6. Mengatasi Panik dan Stres

Panik dan stres biasanya ditimbulkan dari perasaan cemas karena menerima informasi atau melihat kejadian yang tidak biasa. Dampak dari panik dan stres ini sangat besar terhadap kesehatan tubuh seperti terjadi ketidakseimbangan metabolisme tubuh.

Untuk mengatasi permasalahan ini, jadikanlah daun pandan sebagai pengganti aroma terapi yang bisa anda buat dengan cara meremas-remas daun pandan tersebut kemudian anda hirup aroma yang muncul dari daun pandan.

Manfaat Daun Pandan untuk Industri Pangan

Dibeberapa perusahaan penggilingan beras, daun pandan biasa digunakan sebagai penambah aroma pada beras yang diproduksinya. Selain itu industri makanan skala rumahan juga menggunakan ekstrak daun pandan sebagai pewarna alami dan aroma alami sehingga akan menambah cita rasa pada makanan yang dicampur dengan ekstrak daun pandan tersebut.

Dilansir dari majalah Food Review volume XIII No. 2 tahun 2018, daun pandan dapat diekstrak dan dijadikan sebagai bahan Flavor. Hasil pemisahan dengan menggunakan teknologi High Performance Liquid Chromatography Diode Array Detector (HPLC-DAD), ternyata di dalam daun pandan mengandung senyawa karotenoid. Senyawa karotenoid merupakan senyawa perkursor senyawa flavor pada beberapa jens tanaman seperti belimbing, persik, tomat, pir, rumput laut, teh, tembakau, bunga mawar, bunga osmanthus, saffron dan lain-lain

Dengan teknologi oksidasi enzimatis, secara spesifik mampu menghasilkan senyawa beta ionone. Sehingga kedepannya dengan menerapkan teknologi dan sumber daun pandan tersebut akan meminimalisasi limbah yang terbuang ke lingkungan.

Demikianlah informasi mengenai manfaat daun pandan terhadap beberapa bidang, semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih.


Minggu, 29 Maret 2020

Ketahuilah, Mengapa Tes Corona Butuh Waktu Lama?

waktu test corona virus

Covid-19 - Halo sobat laboran, beberapa waktu belakangan dunia seakan digegerkan dengan kemunculan virus corona jenis baru (Novel Corona Virus).

Sebelum kita bahas lebih dalam, sebelumnya saya ingin menjelaskan dari mana virus corona berasal?. Yuk kita simak sedikit ulasan berikut.

Menurut Virologist Bapak Muhammad Indro Cahyono, virus Corona sudah ada sejak 200 tahun sebelum masehi yang terbagi ke dalam 4 (empat) kelompok besar. Yaitu kelompok Alfa, Beta, Delta dan Gamma.

Untuk kelompok Alfa dan Beta, merupakan virus corona yang terdapat pada golongan mamalia dan manusia berada pada golongan Alfa.

Nah, mengapa penentuan positif atau negatif pasien yang menjadi pemantauan membutuhkan waktu yang terbilang lama? berikut ini proses penentuan virus corona yang saat ini sedang mewabah diseruluh dunia.

Dalam melakukan analisis penentuan virus corona, menurut WHO terdapat 4 tahap yang harus dilakukan yaitu:

Pengambilan spesimen atau contoh (sampel) darah pasien dengan standar prosedur yang telah ditetapkan. spesimen ini tidak hanya satu saja melainkan 3 (tiga) spesimen. Spesimen ini berasal dari hidung pasien atau tenggorokan. Alat yang digunakan seperti cotton bud tetapi bukan cotton bud yang kita pahami bersama.

Menurut Bapak Siswanto selaku Kepala Badan Litbangkes, alat pengambilan sampel untuk menentukan virus corona bukan kapas seperti cotton bud, tetapi berbahan khusus dan batang plastik. Karena kapas dapat mengganggu DNA virus itu sendiri yang menjadi kontaminan. Proses pengambilan ini disebut dengan Swab Test.

Berikutnya sampel dimasukkan ke dalam ice box dengan suhu 2-8 derajat celcius serta diberi antibiotik dan antifungi agar virus tersebut tidak terkontaminasi atau rusak dari aktivitas bakteri maupun jamur.

Pada saat sampel telah sampai di Laboratorium, sampel tersebut bisa ditentukan dengan 2 (dua) metode analisis yaitu secara PCR atau Sequencing.

Jika menggunakan metode PCR digunakan untuk mendeteksi secara langsung terhadap virus 2019-nCoV, sedangkan metode Sequencing dilakukan untuk memnentukan virus corona secara general.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), metode yang paling efektif saat ini adalah metode PCR (Polymerase Chain Reaction)

Serangkaian pekerjaan yang panjang itulah yang menyebabkan penentuan virus corona membutuhkan waktu yang lama.