Selasa, 01 September 2020

Teknik Pengumpulan Data Untuk Melakukan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Teknik Pengumpulan Data adalah bagian terpenting dalam penelitian dan menjadi tolak ukur berhasil atau tidak penelitian yang dilakukan. Apabila kita salah dalam memilih teknik atau metode untuk mengumpulkan data maka berakibat buruk dan fatal pada hasil penelitian yang dilakukan.

Menurut beberapa ahli bahwa metode pengumpulan data merupakan cara untuk mendapatkan informasi atau data yang diperlukan dalam penelitian. Teknik yang digunakan sering kali menunjuk pada suatu istilah yang abstrak dan jarang diwujudkan dalam benda. Namun teknik tersebut dapat dilihat penggunaannya melalui beberapa instrumen yaitu angket, wawancara, pengamatan, ujian (tes), dokumen dan lain-lain.

Proses Pengumpulan Data


Berdasarkan defenisi yang kita bahas bersama di awal artikel ini bahwa cara pengumpulan data dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan guna memenuhi tujuan dari penelitian yang kita laksanakan.

Teknik Pengumpulan Data
Teknik Pengumpulan Data

Sebelum kita bahas lebih dalam mengenai hal itu, terkadang hipotesa juga dibutuhkan sebagai jawaban sementara dari masalah yang akan kita teliti. Perlu diketahui bahwa jawaban tersebut masih harus atau perlu diuji secara empirik sehingga dibutuhkanlah suatu pekerjaan yakni mengumpulkan data

Dalam prosesnya dibutuhkan beberapa variabel yang akan diteliti sehingga kita tidak bingung dalam melaksanakan suatu penelitian. Variabel yang akan diteliti juga mengandung unit analisis yang terkait erat dengan sasaran penelitian. Data-data yang dikumpulkan dari setiap variabel dapat ditentukan melalui definisi operasional variabel yang saling terkait.
Baca Juga: TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL UNTUK PENELITIAN
Nah, setelah kita membahas mengenai proses dari pengumpulan data, maka selanjutnya kita membahas poin penting untuk mendapatkan data penelitian. Topik pembahasan ini yang sering disebut sebagai Metode Pengumpulan Data.

Metode Pengumpulan Data


Beberapa cara untuk mengumpulkan data adalah dapat melalui angket, observasi, wawancara, studi dokumentasi dan teknik lainnya.



Teknik Wawancara


Wawancara merupakan pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan secara langsung kapada responden, selanjutnya jawaban responden tersebut di rekam atau di catat oleh si peneliti.

Keuntungan teknik wawancara


Adapun keuntungan dari teknik wawancara dalam proses pengumpulan informasi adalah:
  1. Cocok digunakan apabila kita mewawancari responden yang tidak bisa membaca, menulis atau menghitung (calistung)
  2. Responden dapat langsung bertanya kepada peneliti apabila ada pertanyaan yang kurang jelas
  3. Dapat mengoreksi secara langsung jawaban responden melalui raut wajah dan gerak gerik si responden


Kerugian teknik wawancara


Ada keuntungan, namun ada juga kerugian yang diperoleh apabila anda menggunakan teknik ini, yaitu:
  1. Biasanya membutuhkan biaya yang besar seperti biaya perjalanan, makan dan lain-lain
  2. Jangkauan responden lebih sedikit karena keterbatasan waktu ataupun keadaan
  3. Adanya proses tatap muka biasanya menganggu kenyamanan responden sehinga sering terjadi kegagalan dalam memperoleh informasi yang diinginkan.


Teknik Angket


Angket yaitu suatu teknik untuk mendapatkan data penelitian dengan cara mengirim atau menyerahkan daftar pertanyaan kemudian responden mengisi sendiri angket yang diberikan oleh si peneliti.

Keuntungan teknik angket


Ketika anda melakukan teknik angket, terdapat beberapa keuntungan yang bisa anda peroleh yaitu:
  • Mampu menjangkau sampel atau responden dengan jumlah yang besar.
  • Biaya relatif murah
  • Proses ini tidak terlalu menganggu responden karena tidak adanya tatap muka secara langsung dan dapat disesuaikan dengan waktu si responden dalam proses pengisiannya



Kerugian teknik angket


Ada keuntungan, juga ada kerugian dalam teknik ini yaitu:
  • Saat dikirimkan kepada responden melalui ekspedisi, biasanya persentase angket ini kembali lebih kecil karena tidak terkontrol.
  • Apabila responden tidak bisa calistung maka akan menyulitkan bagi si responden dan berakibat pada tidak diisinya angket yang diberikan
  • Responden salah dalam menafsirkan maksud dari pertanyaan yang ada di dalam angket sehingga dibutuhkan penjelasan yang lebih detail pada masing-masing daftar pertanyaan yang ada di dalam angket.

Teknik Observasi


Teknik observasi merupakan pengamatan suatu kegiatan atau peristiwa untuk selanjutnya diukur atau diamati oleh indera penglihatan. Pada teknik ini biasanya peneliti tidak melakukan pertanyaan atau perlakuan terhadap objek yang diteliti.
Baca Juga: METODE PENELITIAN
Berikut ini terdapat beberapa hal yang menjadi fokus perhatian anda ketika memilih teknik observasi dalam melengkapi data yang dibutuhkan dalam penelitian, yaitu:
  • Harus memiliki pengetahuan mendalam terhadap objek yang akan diteliti
  • Memahami tujuan umum dan khusus terhadap penelitian yang akan dilakukan
  • Harus menentukan teknik dan alat yang digunakan untuk merekam data yang teramati. Perlu pertimbangan terhadap proses pencatatan apabila dilakukan secara langsung atau pencatatan dilakukan di waktu yang berbeda, disini anda sebagai peneliti harus memiliki daya ingat yang kuat.

Keuntungan teknik observasi


Terdapat beberapa keuntungan apabila anda memilih teknik observasi dalam mengumpulkan data penelitian yaitu:
  • Kita memperoleh data yang fresh atau segar
  • Keabsahan proses pengukuran dapat ditentukan langsung
Baca Juga: Perbedaan Kualitatif dan Kuantatif Dalam Penelitian Wajib Diketahui

Kerugian teknik observasi


Adapun beberapa kerugian yang sering dihadapi bagi para peneliti dalam melaksanakan teknik ini yaitu:
  • Apabila ingin memperoleh data dengan kualitas yang sesuai harapan makan peneliti diharuskan untuk menunggu lalu mengamati hingga tingkah laku objek peneliti terjadi secara alamiah
  • Beberapa dari peristiwa dapat membahayakan bagi si peneliti.


Itulah sekilas ulasan mengenai metode pengumpulan data untuk penelitian kualitatif ataupun kuantitatif. Pada dasarnya mau teknik apa yang digunakan, hal itu kembali lagi pada si peneliti dan objek penelitian yang akan di teliti. Oleh sebab itu perbanyaklah diskusi dengan dosen pembimbing agar tidak salah dalam memilih tekni yang akan dipakai.

Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Terimakasih.

Blog ini saya bangun dengan cinta dan kasih sayang untuk membagikan sedikit ilmu yang telah saya dapatkan dibidang penerapan ISO 17025 sejak tahun 2013 silam.


EmoticonEmoticon